INFORMASI :

“Selamat datang di Desa Grogolbeningsari — tempat di mana kehangatan tradisi berpadu dengan semangat kemajuan, menghadirkan pesona desa yang asri, ramah, dan penuh inspirasi.'' Kantor Pelayanan Desa Buka Senin-Kamis dari Pukul 07.30-16.00 WIB dan Jum'at 07.30-11.15 WIB

Musrenbangdes dalam rangka Pembahasan dan Penyepakatan Rancangan RKP Desa

Musrenbangdes dalam rangka Pembahasan dan Penyepakatan Rancangan RKP Desa

Grogolbeningsari — 12/8/2026. Pemerintah Desa Grogolbeningsari melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka Pembahasan dan Penyepakatan Rancangan RKP Desa. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa untuk menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan Desa Grogolbeningsari.

Acara dimulai pukul 09.00 Wib dan dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Petanahan, Bapak Bachtiar Ahmad, S.T., yang mewakili Camat Petanahan, Kepala SD Negeri Grogolbeningsari, Kepala Puskesmas Petanahan, Kepala UPTD PBPJJ Wilayah Kabupaten Kebumen, Koordinator BPP Pertanian Kecamatan Petanahan, Kepala Desa Grogolbeningsari beserta jajaran, Ketua BPD beserta anggota, Pendamping Desa, serta berbagai unsur kelembagaan dan masyarakat desa, Ketua RT dan RW, PKK, Posyandu, KDMP, BUMDes, SHG, DESTANA, LKMD, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan mengakomodasi berbagai aspirasi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Grogolbeningsari Siti Rohayah, Ketua BPD Surtimah, serta Sekretaris Kecamatan Petanahan Bapak Bachtiar Ahmad, S.T. selaku perwakilan Camat Petanahan.

Dalam sambutannya, perwakilan Kecamatan Petanahan menyampaikan pentingnya Musrenbangdes sebagai forum bersama untuk membahas kebutuhan dan menentukan prioritas pembangunan desa. Melalui proses musyawarah, setiap usulan diharapkan dapat dipertimbangkan secara objektif dengan memperhatikan skala prioritas, kemampuan anggaran, serta manfaat bagi masyarakat.

Selain itu Sekcam juga menambahkan beberapa point penting diantaranya terkait pelaksanaan Pilkades Tahun 2027 sebaiknya ada subsidi, kemudian Reorganisasi BPDdiperkirakan mulai bulan November 2026.

Agenda selanjutnya adalah penyampaian hasil pencermatan pagu indikatif dan program yang akan masuk desa dari hasil RPJM Desa. Hasil tersebut kemudian dibahas berdasarkan bidang dan prioritas bidang untuk selanjutnya dituangkan dalam matriks rancangan RKP Desa, yang dalam hal ini dilakukan oleh Tim sesuai Draft yang sudah dibuat.

Pembahasan dilakukan dengan melibatkan seluruh peserta yang hadir. Berbagai masukan dan usulan masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas yang akan direncanakan dalam RKP Desa. Dengan demikian, rancangan RKP Desa diharapkan dapat menjadi dokumen perencanaan yang realistis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya dilaksanakan pembentukan dan penetapan Delegasi Desa dengan jumlah paling banyak enam orang serta memperhatikan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Adapaun Delegasi tersebut terdiri atas :

  1. Kepala Desa Grogolbeningsari,
  2. Sekretaris Desa (Maryono),
  3. Musbikhin (LKMD),
  4. Siti Yasrotin Umuriyah (PKK),
  5. Takhrir (RT), dan
  6. Abu Mansur (Tokoh Masyarakat).

Delegasi tersebut akan menjadi perwakilan Desa Grogolbeningsari dalam tahapan perencanaan pembangunan pada tingkat selanjutnya.

Beberapa usulan juga disampaikan dalam rapat ini diantaranya dari BPP Pertanian Kecamatan Petanahan, diantaranya disarankan terkait Pembangunan Lumbung Pangan, Pembangunan Rehabilitasi JUT, JIDES, dan JITUT.  Namun semua itu harus sudah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.

PBJJ juga menyarankan terkait Normalisasi kali/sungai supaya aliran air lebih lancar dan pemenuhan kebutuhan air untuk petani semakin mudah.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Musrenbangdes sebagai bentuk pengesahan atas hasil pembahasan dan kesepakatan yang telah dicapai bersama.

Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Grogolbeningsari berharap proses perencanaan pembangunan dapat dilaksanakan secara transparan, partisipatif, demokratis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Desa, BPD, Pemerintah Kecamatan, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh unsur masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.

Dengan semangat musyawarah, gotong royong, dan kebersamaan, hasil Musrenbangdes diharapkan mampu menjadi pijakan dalam mewujudkan pembangunan Desa Grogolbeningsari yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan.

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter